Senin, 22 Februari 2016 07.48

Pantai Tanjung Tinggi, Belitung

Pantai Tanjung tinggi adalah pantai yang diapit oleh dua semenanjung, yaitu tanjung Kelayang dan tanjung Pendam. Tepatnya di Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung. Nama tanjung tinggi diambil dari kata tanjung yang artinya semenanjung dan tinggi yang artinya pantai yang memiliki bebatuan yang tinggi. Pantai Tanjung Tinggi merupakan salah satu tempat wisata di pulau Belitung. Letaknya tidak jauh dari Pantai Tanjung Kelayang dan berjarak sekitar 37 km dari kota Tanjung Pandan.

Pantai ini menjadi terkenal setelah Film laskar pelangi melakukan syuting di tempat ini. Kealamian pantai yang terlihat di film tersebut menjadikannya tempat favorit bagi para traveler, khususnya traveler domestik. Di Pantai tanjung tinggi sini ombaknya pun sangat tenang, sehingga Anda tidak perlu khawatir jika ingin berenang.
Pantai ini memiliki area seluas 80 hektar, berpasir putih, dan terdapat ratusan batu granit besar yang tersebar di kedua semenanjung dan juga di laut di depan pantai. Ukuran granit mulai dari beberapa meter kubik hingga ratusan meter kubik lebih besar dari sebuah bangunan sebesar rumah, sehingga menjadi tempat wisata unggulan di Pulau Belitung. Tanjung tinggi juga dinamakan Pelabuhan Bilik. Dahulu tempat ini adalah pelabuhan nelayan bagi desa terdekat Keciput atau Tanjung Tinggi. Di pantai ini tidak perlu khawatir dengan serangan ikan hiu, karena tidak pernah terjadi di Belitung. Satu-satunya yang kadang-kadang harus diwaspadai adalah ubur-ubur, khususnya yang besar. Fasilitas lain di Pantai Tanjung Tinggi ini lumayan memadai. Karena tidak jauh dari lokasi pantai terdapat hotel bagi anda yang ingin menginap. Selain itu disana juga terdapat warung-warung yang menyediakan berbagai macam makanan seafood.

Sumber : Wikipedia

Jumat, 01 Januari 2016 20.13

9 Pulau di Kepulauan Seribu yang sering dikunjungi wisatawan

Masih di Edisi spesial Liburan Awal Tahun Baru 2016, Situs Wisata Indonesia kali ini akan mengulas salah satu destinasi tempat wisata di Jakarta yang masih banyak juga warga jakarta yang belum pernah berkunjung kesana. Kebanyakan lebih memilih tempat yang yang jauh. Padahal di Wilayah Jakarta pun mempunya gugusan Mutiara yang tak kalah indahnya dengan tempat-tempat wisata lain di wilayah timur Indonesia.
Bagi Anda yang masih bingung mau liburan kemana di Week End ini, berikut terdapat 9 Pulau di Kepulauan Seribu yang sering dikunjungi wisatawan.

9 Pulau di Kepulauan Seribu yang sering dikunjungi wisatawan

1. Pulau Tidung

Pulau Tidung adalah salah satu kelurahan di kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta, Indonesia. Pulau tidung ini terbagi dua yaitu, Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Penggunaan wilayah di pulau ini berkembang ke arah wisata bahari seperti menyelam serta penelitian terhadap terumbu karang.

Pulau Tidung yang terdiri dari Tidung Besar dan Tidung Kecil yang dihubungkan oleh jembatan panjang yang dinamakan Jembatan Cinta oleh penduduk setempat ini terletak di Kepulauan Seribu Selatan bagian barat, dengan jarak tempuh kurang lebih 3 jam perjalanan dari Muara Angke dengan kapal penumpang.


Sebagai salah satu tujuan favorit paket wisata, pulau tidung ini dapat ditemui perkampungan penduduk dan beberapa warung yang menyediakan makanan dan minuman ringan, selanjutnya jalan setapak yang panjang ini ini akan melewati fasilitas umum, seperti kantor polisi, sekolah setingkat SMU untuk para pelajar dari pulau sekeliling, kumpulan warung dan menuju ke jembatan cinta yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dengan Pulau Tidung Kecil tanpa penduduk.

Di awal jembatan penghubung ini, akan ditemui jembatan yang cukup tinggi untuk melalui suatu cekungan laut yang agak dalam, dimana banyak anak kecil penduduk setempat memperagakan loncat indah dari jembatan sebagai sarana bermain mereka, cukup menghibur para wisatawan dan amat mengundang keinginan untuk bisa bergabung dengan mereka melakukan loncat indah di pantai biru tanpa ombak.

Di penghujung jembatan penghubung, menapaki pantai Pulau Tidung Kecil yang merupakan kawasan pengembangbiakan mangrove, masih tampil indah ditelusuri dengan bersepeda, melalui jalan setapak yang dipenuhi dengan ilalang dan pantai sepi yang pasirnya putih lembut, sangat indah pemandangannya.


2. Pulau Semak Daun



Pulau Semak Daun adalah salah satu pulau tak berpenghuni di Kepulauan Seribu yang luasnya sekitar 5 ha. Pulau ini menawarkan berbagai kenyamanan untuk para pecinta wisata pantai yang ingin menenangkan diri.

Pasir putih yang sangat bersih menjadi salah satu daya tarik pulau ini. Banyaknya pohon semak daun yang tumbuh di pulau ini membuat pulau ini diberi nama Pulau Semak Daun.

Jika Anda hendak pergi ke Pulau Semak Daun, pengunjung bisa melakukan perjalanan laut dari Jakarta menuju Pulau Tidung atau Pulau Pramuka. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan menyewa perahu nelayan untuk bisa menikmati keindahan pulau ini. Hanya dengan memakan waktu sekitar 2 sampai 3 jam, pengunjung akan tiba di Pulau Semak Daun.



3. Pulau Bira

Pulau Bira juga belum terlalu banyak dikunjungi wisatawan jadi suasananya masih terjaga dan perawan. Untuk bisa sampai ke pulau ini terlebih dulu kamu harus transit di pulau Pramuka setelah menempuh perjalanan sekitar 3 jam dari dermaga Muara Angke. Memang membutuhkan sedikit perjuangan untuk bisa sampai ke pulau ini. Tapi, apa yang akan kamu dapatkan terasa sangat sebanding

Di pulau Bira kamu bisa melihat keindahan bawah laut dengan diving maupun snorkeling. Suasana alami benar-benar terasa di pulau ini. Selain menikmati keindahan panorama bawah laut, duduk-duduk manis di dermaga sambil menikmati sunset di pulau ini juga jadi aktivitas menarik. Di pulau Bira ini terdapat beberapa rumah kayu bergaya vintage yang bisa kamu gunakan untuk bermalam


4. Pulau Pari


Banyak agensi travel yang mulai memasukkan pulau ini ke dalam paket trip liburan. Pulau Pari memang menawarkan keindahan yang tak ditemukan di tempat lain. Di pulau ini telah terdapat penginapan yang biasanya sudah masuk dalam paket liburan


Di pulau Pari ini selain bisa menikmati pesona pantai berpasir putih yang memabukkan angan, juga ada budidaya rumput laut yang bisa dikunjungi. Snorkeling, diving, berjalan santai diantara lembutnya pasir. Semua bisa dilakukan di pulau cantik yang satu ini. Pulau Pari juga dijadikan sebagai pusat pelelitian kelautan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)


5. Pulau Harapan


Apa yang akan kamu dapatkan di pulau Harapan ini benar-benar sesuai harapan. Sebuah jembatan kayu yang bisa digunakan untuk duduk santai sambil menggelantungkan kaki, pemandangan laut biru yang menyejukkan mata, serta keindahan panorama bawah laut adalah segelintir hal yang akan kamu dapatkan disini
Di kawasan Kepulauan Seribu, pulau ini dikenal dengan keindahan terumbu karang yang membuat penyelam betah berlama-lama di dalam air. Di sekitar pulau Harapan juga terdapat penangkaran salah satu jenis elang langka yakni Elang Bondol



6. Pulau Bidadari



Lokasi pulau Bidadari ini tidak terlalu jauh dari daratan Jakarta. Hanya sekitr 15 km. Dari sini kita bisa mengintip gedung-gedung Jakarta yang terlihat seperti miniatur kota. Kawasan pulau Bidadari ini memiliki catatan sejarah yang cukup penting. Salah satu buktinya adalah keberadaan benteng pertahanan yang berdiri kokoh disana

Di sekitar pulau Bidadari juga tumbuh hutan mangrove yang menambah pesona pulau. Menurut masyarakat tempat dulunya pulau ini sering dijadikan tempat liburan Pengeran Jayakarta dan para penghuni kerajaan. Sehingga pulau ini dinamakan pulau Bidadari


7. Pulau Pramuka


Pulau Pramuka juga tak kalah menarik untuk dijadikan destinasi tempat wisata. Di tempat ini kamu bisa mendapatkan dua hal sekaligus: Kesesangan dan ilmu


Di pulau Pramuka ini selain bisa menikmati suasana liburan laut yang menyenangkan, kamu juga bisa belajar singkat mengenai penyu sisik karna di pulau ini terdapat tempat pelestarian penyu sisik yang tergolong sebagai jenis penyu langka


8. Pulau Ayer


Pulau ini memiliki julukan sebagai Mutiara Kepulauan Seribu. Letak pulau ini hanya berjarak sekitar 14 km dari Marina Ancol

Daya tarik utama dari pulau Ayer adalah keberadaan cottage yang berada di atas laut dengan gaya etnik Papua yang sangat tradisonal. Keren banget. Sisi-sisi pantai di kawasan pulau ini juga tak kalah keren. Berlibur di pulau ini kita serasa berada di Raja Ampat, Papua yang sangat keren itu. Pulau Ayer mulai dikunjungi sejak tahun 1950. Proklamator kita, Bung Karno sering menjadikan pulau ini sebagai tempat beristirahat. Di pulau ini juga dapat ditemui binatang biawak yang hidup secara bebas


9. Pulau Kotok


Pulau Kotok adalah salah satu tepat menyelam yang cukup menarik di kawasan Kepulauan Seribu. Vegetasi di pulau ini masih asli. Panorama bawah laut di pulau ini benar-benar memanjakan para penyelam

Pulau Kotok senantiasa terjaga keasriannya karna di pulau ini tidak disediakan wahana-wahana seperti yang ada di Ancol seperti banana boat, jetski dan semacamnya. Di pulau ini terdapat cottage yang terdapat di sebuah pohon. Dari sini kita bisa menyaksikan kemegahan pemandangan laut Kepulau Seribu yang membuat siapapun pasti tak ingin pulang


Sabtu, 12 Desember 2015 20.13

Kepulauan Raja Ampat

Situs Wisata Indonesia - Kepulauan Raja Ampat merupakan rangkaian empat gugusan pulau yang berdekatan dan berlokasi di barat bagian Kepala Burung (Vogelkoop) Pulau Papua. Secara administrasi, gugusan ini berada di bawah Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Kepulauan ini sekarang menjadi tujuan para penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya. Empat gugusan pulau yang menjadi anggotanya dinamakan menurut empat pulau terbesarnya, yaitu Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati, dan Pulau Batanta.

Lokasi Raja Ampat

Letak Kepulauan Raja Ampat adalah di sebelah barat paruh burung pulau Papua. Kabupaten  Raja Ampat memiliki luas sekitar 881.953 km2 dengan luas daratan hanya sekitar 6.084,50 km2. Jumlah pulau yang berada dalam wilayah Kabupaten Kepulauan Raja Ampat adalah lebih dari 610 pulau, dengan panjang wilayah garis pesisir pantai lebih dari 753 km.  Dari ratusan pulau yang tersebar di kabupaten Raja Ampat hanya 35 pulau saja yang didiami oleh penghuni lokal. (Sumber : Raja Ampat dalam Angka, 2007).

Kabupaten Raja Ampat terletak pada posisi 2º25’ LU – 4º25’ LS dan 130º –
132º55’ BT dan secara administratif memiliki batas sebagai berikut :

Sebelah Utara : Samudera Pasifik, berbatasan dengan wilayah Negara Palau

Sebelah Timur : Kota Sorong dan Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat.

Sebelah Selatan : Kabupaten Seram Utara, Provinsi Maluku.

Sebelah Barat : Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.

Asal Usul dan Sejarah

Asal mula nama Raja Ampat menurut mitos masyarakat setempat berasal dari seorang wanita yang menemukan tujuh telur. Empat butir di antaranya menetas menjadi empat orang pangeran yang berpisah dan masing-masing menjadi raja yang berkuasa di Waigeo, Salawati, Misool Timur dan Misool Barat. Sementara itu, tiga butir telur lainnya menjadi hantu, seorang wanita, dan sebuah batu.

Dalam perjalanan sejarah, wilayah Raja Ampat telah lama dihuni oleh masyarakat bangsawan dan menerapkan sistem adat Maluku. Dalam sistem ini, masyarakat sekumpulan manusia. Tiap desa dipimpin oleh seorang raja. Semenjak berdirinya lima kesultanan muslim di Maluku, Raja Ampat menjadi bagian klaim dari Kesultanan Tidore. Setelah Kesultanan Tidore takluk dari Belanda, Kepulauan Raja Ampat menjadi bagian klaim Hindia-Belanda.

Kekayaan dan Sumber Alam

Kepulauan Raja Ampat merupakan tempat yang sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai objek wisata, terutama wisata penyelaman. Perairan Kepulauan Raja Ampat menurut berbagai sumber, merupakan salah satu dari 10 perairan terbaik untuk diving site di seluruh dunia. Bahkan, mungkin juga diakui sebagai nomor satu untuk kelengkapan flora dan fauna bawah air pada saat ini.

Dr John Veron, ahli karang berpengalaman dari Australia, misalnya, dalam sebuah situs ia mengungkapkan, Kepulauan Raja Ampat yang terletak di ujung paling barat Pulau Papua, sekitar 50 mil sebelah barat laut Sorong, mempunyai kawasan karang terbaik di Indonesia. Sekitar 450 jenis karang sempat diidentifikasi selama dua pekan penelitian di daerah itu.

Tim ahli dari Conservation International, The Nature Conservancy, dan Lembaga Oseanografi Nasional (LON) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pernah melakukan penilaian cepat pada 2001 dan 2002. Hasilnya, mereka mencatat di perairan ini terdapat lebih dari 540 jenis karang keras (75% dari total jenis di dunia), lebih dari 1.000 jenis ikan karang, 700 jenis moluska, dan catatan tertinggi bagi gonodactyloid stomatopod crustaceans. Ini menjadikan 75% spesies karang dunia berada di Raja Ampat. Tak satupun tempat dengan luas area yang sama memiliki jumlah spesies karang sebanyak ini.

Ada beberapa kawasan terumbu karang yang masih sangat baik kondisinya dengan persentase penutupan karang hidup hingga 90%, yaitu di selat Dampier (selat antara Pulau Waigeo dan Pulau Batanta), Kepulauan Kofiau, Kepualauan Misool Tenggara dan Kepulauan Wayag. Tipe dari terumbu karang di Raja Ampat umumnya adalah terumbu karang tepi dengan kontur landai hingga curam. Tetapi ditemukan juga tipe atol dan tipe gosong atau taka. Di beberapa tempat seperti di kampung Saondarek, ketika pasang surut terendah, bisa disaksikan hamparan terumbu karang tanpa menyelam dan dengan adaptasinya sendiri, karang tersebut tetap bisa hidup walaupun berada di udara terbuka dan terkena sinar matahari langsung.

Spesies yang unik yang bisa dijumpai pada saat menyelam adalah beberapa jenis kuda laut katai, wobbegong, dan ikan pari Manta. Juga ada ikan endemik raja ampat, yaitu Eviota raja, yaitu sejenis ikan gobbie. Di Manta point yg terletak di Arborek selat Dampier, Anda bisa menyelam dengan ditemani beberapa ekor Pari Manta yang jinak seperti ketika Anda menyelam di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Jika menyelam di Cape Kri atau Chicken Reef, Anda bisa dikelilingi oleh ribuan ikan. Kadang kumpulan ikan tuna, giant trevallies dan snappers. Tapi yang menegangkan jika kita dikelilingi oleh kumpulan ikan barakuda, walaupun sebenarnya itu relatif tidak berbahaya (yang berbahaya jika kita ketemu barakuda soliter atau sendirian). Hiu karang juga sering terlihat, dan kalau beruntung Anda juga bisa melihat penyu sedang diam memakan sponge atau berenang di sekitar anda. Di beberapa tempat seperti di Salawati, Batanta dan Waigeo juga terlihat Dugong atau ikan duyung.

Karena daerahnya yang banyak pulau dan selat sempit, maka sebagian besar tempat penyelaman pada waktu tertentu memiliki arus yang kencang. Hal ini memungkinkan juga untuk melakukan drift dive, menyelam sambil mengikuti arus yang kencang dengan air yang sangat jernih sambil menerobos kumpulan ikan.

Akses

Mengunjungi kepulauan ini tidaklah terlalu sulit walau memang memakan waktu dan biaya cukup besar. Kita dapat menggunakan maskapai penerbangan dari Jakarta atau Bali ke Sorong via Makassar atau Ambon dan Manado selama kurang lebih 6 jam penerbangan. Dari Sorong, kota yang cukup besar dengan fasilitas lumayan lengkap. Untuk menjelajahi Raja Ampat pilihannya ada dua, ikut tur dengan perahu pinisi atau tinggal di resort Raja Ampat Dive Lodge. Sekalipun kebanyakan wisatawan yang datang ke Raja Ampat saat ini adalah para penyelam, sebenarnya lokasi ini menarik juga bagi turis non penyelam karena juga memiliki pantai-pantai berpasir putih yang sangat indah, gugusan pulau-pulau karst nan mempesona dan flora-fauna unik endemik seperti cendrawasih merah, cendrawasih Wilson, maleo waigeo, beraneka burung kakatua dan nuri, kuskus waigeo, serta beragam jenis anggrek.

Sumber : www.wikipedia.com

Rabu, 09 Desember 2015 01.16

Pantai Pangandaran


Pantai Pangandaran merupakan sebuah objek wisata andalan Kabupaten Pangandaran (pemekaran dari Kabupaten Ciamis) yang terletak di sebelah tenggara Jawa Barat, tepatnya di Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat.

Selintas Pantai Pangandaran

Selain keindahan pantainya, Pantai Pangandaran juga memiliki beberapa keistimewaan lainnya, antara lain:

  • Dapat melihat terbit dan tenggelamnya matahari dari Pantai Timur dan Pantai Barat pada hari yang sama.
  • Pantainya landai dengan air yang jernih serta jarak antara pasang dan surut relatif lama, sehingga memungkinkan kita untuk berenang dengan relatif aman.
  • Terdapat pantai dengan hamparan pasir putih.
  • Memiliki tim penyelamat wisata pantai.
  • Jalan lingkungan yang beraspal mulus dengan penerangan jalan yang memadai.
  • Terdapat taman laut dengan ikan-ikan dan kehidupan laut yang mempesona.
  • Gua Jepang peninggalan Perang Dunia II.

Event pariwisata yang biasa digelar

  • Hajat Laut, yakni upacara yang dilakukan nelayan di Pangandaran sebagai perwujudan rasa terima kasih mereka terhadap kemurahan Tuhan YME dengan cara melarung sesajen ke laut lepas. Acara ini biasa dilaksanakan pada tiap-tiap bulan Muharam, dengan mengambil tempat di Pantai Timur Pangandaran.
  • Festival Layang-layang Internasional (Pangandaran International Kite Festival) dengan berbagai kegiatan pendukungnya yang bisa kita saksikan pada tiap bulan Juni atau Juli.

Fasilitas Umum

  • Lapangan parkir yang cukup luas
  • Pelayanan pos, telekomunikasi dan money changer
  • Pramuwisata dan Pusat Informasi Pariwisata
  • Bumi perkemahan
  • Sepeda dan ban renang sewaan
  • Parasailing dan jetski
  • Waterboom
Untuk dapat masuk ke Pangandaran Anda dapat membayar tiket masuk kawasan Pantai Pangandaran yang sangat terjangkau, dengan detil sebagai berikut:

a) Pejalan Kaki (1 orang) Rp 3.000
b) Sepeda Motor Rp 7.000
c) Kendaraan Jenis Jeep/Sedan Rp 28.000
d) Kendaraan Jenis Carry Rp 35.000
e) Kendaraan Penumpang Besar Rp 40.700
f) Bus Kecil Rp 80.000
g) Bus Sedang Rp 104.000
h) Bus Besar Rp 169.000

Spot Menarik yang bisa dikunjungi :

1. Pantai Pananjung

Pantai pananjung yang terletak di pantai barat pangandaran merupakan tempat yang paling banyak dikunjungi di Wilayah tempat wisata Pangandaran. Ombak yang tenang menjadikannya tempat favorit bagi wisatawan lokal dan mancanegara untuk berjemur, berenang ataupun sekedar berjalan-jalan di pinggir Pantai Pananjung ini.

2. Pantai Timur

Di Pantai timur ini merupakan surganya Sea Food karena ketika Anda berkunjung kesini akan menemukan banyak Rumah Makan Seafood dengan olahan bahan makanan yang masih segar. Disamping restoran-restoran tersebut, di Pantai Timur juga terdapat pasar Ikan untuk oleh-oleh untuk dibawa ke rumah untuk teman-teman dan keluarga.
Selain makanan yang menjadi khas dari Pantai Timur ini, sekarang terdapat banyak Wahana Water Sport seperti Banana Boat, Jetski, Parasailing, dll


3. Cagar Alam

Lokasinya yang berada diantara Pantai Timur dan Barat menjadikannya lokasi yang strategis untuk dikunjungi. Didalamnya masih terdapat hewan yang dilindungi seperti monyet, kijang, rusa yang bebas berkeliaran.
Dan disini juga terdapat Pantai Pasir putih yang berada di Area Cagar Alam, Anda bisa Snoorkling disini melihat keindahan terumbu-terumbu karang yang masih alami.


4. Tempat Belanja Souvenir

Belum lengkap rasanya jika habis mengunjungi tempat wisata tanpa souvenir. Sebagai kenang-kenangan telah mengunjungi Pantai Pangandaran, sebaiknya Anda mengunjungi tempat ini sebelum beranjak pulang. Tempatnya berada di wilayah Pantai Pananjung di deretan Hotel-hotel yang berada di area tersebut.

Referensi : Wikipedia
Diberdayakan oleh Blogger.